Tolong Cari Pembunuh Suamiku

Bagikan:
Keluarga korban histeris saat tiba di lokasi kejadian.

SIANTAR- Dedi Wahyono(37), pedagang rujak warga Jalan Pematang, Kelurahan Simalungun, Kota Siantarm tewas setelah dadanya ditikam AG, Rabu (14/11) sekira Pukul 09.15 WIB.

Setelah menikam korban, AG langsung melarikan diri. Istri korban Sartika Endang, beberapa saat setelah kejadian, melalui akun facebooknya meminta tolong untuk mencarikan pelaku pembunuh suaminya. Sartika juga mengupload foto pelaku. Kejadian di Jalan Vihara Belakang Gang Davit Kelurahan Simalungun Kecamatan Siantar, membuat geger warga sekitar.

Informasinya, Dedi dating ke Jalan Vihara Belakang Kelurahan Simalungun, tepat di depan rumah pelaku. Dedi berniat menjemput salah seorang teman wanitanya, yang tinggal tidak jauh dari rumah pelaku.

Petugas medis memeriksa luka bekas tikaman di dada kiri korban.

Dari keterangan salah seorang saksi mata, pelaku saat itu sedang makan di depan rumahnya. Disaat bersamaan korban lewat dan sempat terjadi tatap-tatapan mata antara keduanya. Keduanya pun terlibat adu mulut. Piring tempat makan pelaku dilemparkan ke arah korban sembari memaki korban. Kata kata kotor berulang kali keluar dari mulut keduanya.

“Sempat tatapan mata orang itu. Habis itu dilempar pelaku piringnya ke arah si korban. Jadi adu mulut lah,” kata pria yang tinggal di samping rumah pelaku ini.

(Baca juga: Sekeluarga Ditemukan Meninggal Dunia dengan Kondisi Mengenaskan)

Belum sempat beradu fisik, saksi pun melerai keduanya. Di saat yang bersamaan, ibu pelaku, kata saksi membawa sebilah kayu dan hendak memukul korban.

“Sewaktu mereka adu mulut, ku lihat ibu pelaku ini bawa broti (sejenis kayu besar). Pas diayunkan broti ini ke arah korban, langsung ku tangkap,” terangnya.

Bersama warga lain, saksi melerai keduanya untuk kedua kalinya. Korban pun disarankan agar meninggalkan tempat itu, mengingat emosi pelaku sudah tak dapat dikendalikan. Sementara itu pelaku masuk ke dalam rumahnya diduga untuk mengambil sebilah pisau dan disisipkan di pinggangnya.

(Baca juga: Pemilik Kapal di Danau Toba yang Melanggaran Aturan Langsung Ditindak)

“Korban belum sempat naik kereta. Pelaku keluar dari rumahnya, kemudian menuju ke arah korban. Mereka sempat beberapa detik berdiri berhadapan. Langsung lah, ditikam di dada kirinya,” ujar saksi sembari memperlihatkan lokasi pelaku dan korban berdiri.

Pisau tersebut menancap ke dada korban dan langsung dicabut oleh pelaku. Pisau itu menembus pakaian dan langsung masuk ke arah jantung.

Korban langsung berlari meminta pertolong menuju rumah salah seorang warga. Jarak antara korban dan rumah warga diketahui hanya berjarak 10 meter.

Bagikan: