Tumbur Napitupulu Menuju Simalungun Jaya, Pendidikan dan Kesehatan Digratiskan

Bagikan:
Tumbur Napitupulu.

SIMALUNGUN– Pengusaha sukses asal Kabupaten Simalungun, Tumbur Napitupulu, mendedikasikan dirinya untuk menjadi pelayanan di Kabupaten Simalungun. Putra kelahiran Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun ini, akan menjadikan Kabupaten Simalungun semakin jaya.

“Yang paling utama adalah kesejahteraan masyarakat. Apa yang mendukung dan menjadikan masyarakat sejahtera, itu yang diutamakan,” ujar Tumbur Napitupulu.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat harus berawal dari pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan kemudahan mendapat pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat.

“Pendidikan dan kesehatan itu paling utama. Semua urusan pendidikan dan kesehatan harus digratiskan melalui Kartu Simalungun Pintar dan Kartu Simalungun Sehat. Dengan begitu tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Simalungun tidak bisa mengeyam sekolah minimal sampai tamat SMA sederajat. Tidak ada lagi masyarakat Simalungun yang kesulitan berobat karena tersangkut biaya perobatan,” katanya.

Kemudian, memberikan bea siswa kepada mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu.

“Jangan ada lagi masyarakat yang tidak bisa kuliah karena tidak ada biaya,” ungkapnya.
Selain dibidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah juga harus membina bidan kewirausahaan dan keterampilan. Maka itu perlu dibentuk balai pelatihan dan kewirausahaan dan keterampilan daerah. Fungsinya untuk membina masyarakat yang berjiwa wirausaha, terampil dan kreatif. Balai pelatihan ini juga bagian dari salah satu mengurangi tingkat pengangguran.

Masih kata Tumbur, pembangunan infrastruktur harus berbasis skala prioritas dan merata. Pemerintah harus mengutamakan pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan orang banyak khususnya pertanian.

“Kondisi jalan juga sangat mempengaruhi dengan harga jual hasil bumi petani. Kalau jalannya tidak bagus, harga panen hasil bumi petani pun bisa anjlok. Di sini pemerintah harus hadir sebagai pelayanan memberikan solusi,” bebernya.

Dalam hal pariwisata, Tumbur, mengungkapkan pemerintah harus menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Apalagi saat ini Pemerintah Pusat telah memberikan perhatian penuh terhadap pariwisata Danau Toba.

“Kita harus ciptakan SDM yang mumpuni yang lahir dari masyarakat Kabupaten Simalungun,” ungkapnya.

Dalam sektor pertanian dan perkebunan, pemerintah harus mengawasi ketat penyaluran pupuk subsidi, agar tidak terjadi kelangkahan pupuk subsidi. Memberikan bantuan permodalan kepada petani melalui wadah koperasi petani.

“Apalagi saat ini pemerintah pusat telah melaunching asuransi pertanian. Beberapa daerah di Indonesia telah melaksanakan program tersebut,” pungkasnya. (st)

Bagikan: